Salah satu jenis mie yang paling banyak digunakan dalam berbagai hidangan Nusantara maupun Asian food adalah mie kuning. Mulai dari bakmi ayam, mie goreng, kwetiau Jawa, hingga aneka hidangan berkuah, mie kuning memang dikenal praktis, mudah diolah, dan memiliki tekstur yang khas.
Namun, tahukah Anda bahwa ternyata ada banyak jenis mie kuning yang beredar di pasaran? Setiap jenis mie memiliki karakteristik berbeda, mulai dari bentuk, ketebalan, tekstur, hingga cara pengolahannya.
Nah, daripada penasaran, yuk, langsung saja telusuri apa saja mie kuning yang paling populer beserta karakteristik dan contoh hidangannya berikut ini!
Jenis-Jenis Mie Kuning
Warna kuning pada mie umumnya berasal dari campuran telur, kunyit, atau air alkali yang digunakan dalam proses pembuatan adonan mie.
Makanya, mie kuning memiliki warna khas dan teksturnya cenderung lebih kenyal dibandingkan mie putih biasa.
Selain itu, mengutip sebuah studi di jurnal “RIGGS Journal of Artificial Intelligence and Digital Business“, mie kuning basah termasuk salah satu produk pangan yang sering sekali dikonsumsi karena harganya terjangkau, memiliki demand tinggi, dan tentunya mudah diolah.
Nah, berikut ini adalah berbagai jenis mie kuning yang banyak digunakan di berbagai hidangan Nusantara dan Asia.
1. Mie Telur Basah

Mie telur basah merupakan salah satu jenis mie kuning yang paling umum ditemukan di pasaran. Mie ini dibuat menggunakan campuran tepung terigu dan telur sehingga menghasilkan tekstur yang kenyal serta rasa yang lebih gurih.
Karena kadar airnya cukup tinggi, mie telur basah biasanya memiliki ciri seperti teksturnya lebih lembut dan kenyal, warna kuning cerah, dan aroma telur yang cukup terasa.
Jenis mie ini sangat cocok digunakan untuk bakmi ayam, mie ayam, mie goreng, hingga aneka hidangan mie kuah.
2. Mie Glosor
Mie glosor adalah varian mie kuning khas Jawa Barat yang dibuat dari tepung sagu atau tapioka dan kunyit. Nama “glosor” berasal dari teksturnya yang kenyal dan tidak mudah putus saat dimakan.
Berbeda dari mie telur biasa, jenis mie kuning satu ini memiliki tekstur yang licin, lebih kenyal, dan tidak mudah putus. Mie ini biasanya disajikan dalam hidangan tradisional seperti mie glosor khas Bogor dengan campuran sayur dan bumbu sederhana.
3. Mie Kuning Hokkien
Mie Hokkien merupakan jenis mie kuning tebal yang populer dalam masakan Chinese food. Ukurannya lebih besar dan teksturnya cenderung padat serta chewy.
Mie ini biasanya digunakan untuk masakan tumisan dan hidangan oriental, seperti mie Hokkien goreng, seafood noodle, atau mie kuah oriental karena mampu menyerap bumbu dengan baik tanpa mudah lembek.
Baca juga: 3 Resep Mie Pangsit Sederhana dan Unik, Bisa untuk Jualan!
4. Mie Ramen Kuning
Jenis mie kuning selanjutnya adalah mie kuning khas hidangan ramen Jepang. Jenis mie ini biasanya dibuat menggunakan air alkali atau kansui yang memberikan tekstur kenyal khas serta warna kuning alami.
Mie ramen kuning biasanya tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari tipis hingga keriting. Selain itu, teksturnya juga cenderung lebih elastis dan springy, sehingga sangat lezat untuk disajikan dalam hidangan berkuah panas.
5. Mie Lidi Kuning
Sesuai namanya, mie lidi kuning memiliki bentuk kecil panjang menyerupai lidi. Jenis mie ini sering digunakan untuk hidangan mie goreng, jajanan, atau bahkan camilan mie kering pedas. Karena ukurannya kecil, jenis mie kuning lidi ini cenderung lebih cepat matang dan mudah menyerap bumbu saat dimasak.
6. Mie Kuning Pipih
Jenis mie kuning selanjutnya adalah mie kuning pipih. Sesuai namanya, mie ini memiliki bentuk yang lebih lebar dan datar dibandingkan mie kuning bulat biasa.
Bentuknya yang pipih membuat mie ini mampu menyerap bumbu lebih baik sehingga rasa masakan menjadi lebih terasa merata. Jenis mie kuning satu ini juga bisa digunakan untuk berbagai hidangan, baik masakan berkuah maupun tumisan.
Dalam hidangan mie goreng, mie pipih dapat memberikan sensasi makan yang lebih padat dan mengenyangkan. Sementara untuk sajian berkuah, bentuknya yang lebar membuat kuah dan topping lebih mudah menempel.
Baca juga: Cara Membuat Mie Aceh Goreng, Enak & Kaya Rempah!
Mie Kuning Cocok untuk Hidangan Apa Saja?
Jika Anda bertanya-tanya mie kuning cocok diolah menjadi hidangan apa saja, jawabannya tentu sangat beragam.
Berkat teksturnya yang kenyal dan rasanya yang cenderung netral, mie kuning menjadi salah satu bahan makanan yang fleksibel untuk berbagai jenis masakan, mulai dari hidangan tradisional hingga menu modern.
Berikut adalah sejumlah hidangan yang paling sering menggunakan mie kuning:
-
- Mie ayam.
- Bakmi goreng.
- Mie goreng Jawa.
- Ramen.
- Mie kuah.
- Mie seafood.
- Mie nyemek.
- Mie tek-tek.
- Bakmi Chinese food.
- Mie pedas kekinian.
Demikian pembahasan seputar berbagai jenis mie kuning beserta karakteristik dan penggunaannya untuk aneka hidangan.
Dengan memilih jenis mie yang tepat, Anda bisa menghasilkan olahan mie yang lebih lezat, bertekstur pas, dan sesuai dengan kebutuhan masakan maupun bisnis kuliner.
Jika Anda memiliki usaha mie, bakmi, atau kuliner berbahan dasar mie lainnya, Anda bisa mempertimbangkan penggunaan mesin pembuat mie dari Bayoran Teknik untuk membantu proses produksi menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan efisien.
Mulai dari mie telur basah, mie pipih, hingga berbagai jenis mie kuning lainnya, semua dapat dibuat dengan hasil yang lebih konsisten menggunakan mesin mie terbaik dari Bayoran Teknik.
Selain memiliki konstruksi mesin yang kokoh, mesin-mesin di Bayoran Teknik juga dirancang agar proses produksi mie menjadi lebih praktis, hemat tenaga, dan mampu meningkatkan kapasitas produksi harian bisnis Anda. Yuk, hubungi kami untuk dapatkan rekomendasi produk sesuai kebutuhan bisnis Anda!Baca juga: 7 Mesin Pembuat Mie Industri Terbaik, Cocok untuk Jualan!

